DKM Al Hikmah SMAN 20 Bandung

The Muslim Teenagers Of Al-Hikmah 20

Kisah seorang petani “belum tentuu…”

leave a comment »

Suatu hari disuatu kerajaan.

Ada seorang petani yang pada saat itu sedang mengembala kudanya.

Sebentar, ia kembali ke rumah, dan meninggalkan kudanya itu dipadang rumput.
Setelah ia kembali dari rumahnya, ia kaget, kudanya mertambah satu, ternyata ia mendapatkan kuda liar sedang bersama dengan kudanya dipadang rumput tadi. Sehingga dia mendapatlah kebahagian, kuda petani tersebut menjadi 2 ekor.

Kemudian dia pulang kerumahnya, saat pulang ke rumahnya di bertemu dengan warga2, dan mereka menceritakan keberuntungan si petani tadi, “betapa bahagianya engku mendapat seekor kuda liar itu” para warga disana berkomentar. Terus si petani itu menjawab,”belum tentu…. Setelah kebahagiaan kan biasanya suka ada kesedihan atau kesusahan, bisa saja setelah ini ada kesusahan”

Suatu hari kuda liar yang didapat petani itu ditunggangi oleh anak lelakinya, dank arena kuda itu masih liar, si anak lelaki itu sulit utk mengendalikanny, dan akhirnya dia terjatuh,dan mengalami patah tulang.
Kemudian si petani tadi menemui rumahnya didatangi banyak warga lagi, dan warga2 itu pun berkomentar lagi “ternyata, kuda liar itu membawa musibah bagi anak ini juga, sampai-sampai membuat susah seperti ini” kemudian si petani itu ia menjawab pernyataan warga2 tadi “belum tentu… setelah kesedihan dan kesusahan kan biasanya ada kebahagiaan, siapa tahu seteah ini ada kebahagiaan?”

Suatu hari, dikerajaan itu sedang terjadi peperangan, dan kerajaan mengeluarkan peraturan bahwa setiap rakyat yang memiliki anak lelaki wajib diikut serta kan dalam peperangan. Dan akhirnya semua anak lelaki yang tinggal di kerajaan itu wajib ikut perang, tapi tidak, tidak dengan anak petani tadi, dia tidak harus mengikuti perang karena patah tulang yang disebabkan terjatuh dari kuda pada saat itu.
Semua orangtua cemas, mereka memikirkan setiap anak2 lelaki mrk yg dwajibkan perang itu, tapi tidak, tidak dengan petani tadi, ia justru bersyukur, karena anaknya bisa lebih aman dari pada anak2 lelaki lainnya.

Dibailk semua kejadian dalam cerita ini, ada hikmahnya.. benar yang dikatakan petani, belum tentu kita merasa bahagia terus atau pun sedih terus… setelah kesulitan ada kemudahan, begitu juga sebaliknya. Subhanalloh betapa adilnya sang khaliq.

Written by DKM Al Hikmah SMAN 20 Bandung

April 1, 2010 at 11:30 pm

Posted in Semua

Tagged with ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: